Keren! Ambil Langkah Maju, Bonek Ramai Berkampanye Jauhkan Persebaya dari Denda Karena Hal Ini


Bonek Persebaya [email protected]

SEPUTAR SURABAYA - Penggemar tim sepak bola Persebaya Surabaya, Bonek, berkampanye akan jaga komitmen untuk menjauhkan Persebaya dari denda karena perbuatan Bonek.

Kesepakatan ini dilakukakan oleh para Bonek untuk menjaga perilaku yang tidak akan menguntungkan Tim Persebaya di setiap pertandingan.

Kampanye yang dilakukan Bonek tersebut meliputi no flare, no petasan, no kembang api, no smoke bombs, sampai no racism. Dan kampanye ini akan dilakukan oleh empat tribun Persebaya, Green Nord, Gate Jhoner 21, Tribun Kidul, dan Tribun Timur.

(BACA JUGA:Aji Santoso Beberkan Kondisi Terkini Marselino Ferdinan, Bakal Memperkuat Persebaya Lawan Tim ini!)

Kampanye mengenai langkah maju yang akan dilakukan oleh Bonek ini disepakati akan dimulai mulai pertandingan Persebaya melawan Persita pada Senin (1/8) malam ini.

Dilansir dari laman resmi Persebaya, tribun Green Nord mengibarkan kampanye tersebut melalui laman media sosial mereka.

“Menyalakan flare, kembang api, petasan, smoke bombs, dan rasisme adalah musuh kita bersama,” tutur tribun Green Nord.

(BACA JUGA:Baru Bergabung Kini Pamitan, Begini Reaksi Aji Santoso Soal Hengkangnya Muhammad Zaenuri)

Kemudian pada Tribun Kidul, mereka tengah mengangkat tema “Jangan jadikan Persebaya ATM federasi, sanksi dan denda adalah musuh bersama” dan berharap dukungan Bonek menjaga kondisivitas tribun dapat memberikan energi positif pada Persebaya untuk meraih hasil maksimal di lapangan hijau.

Selain Green Nord dan Tribun Kidul, tribun Gate Jhoner 21 juga mengungkapkan bahwa Tim Persebaya sepakat mengenai langkah maju ini. Mengingat Tim Persebaya pernah membayar denda yang sangat mahal karena flare, petasan, dan sebagainya.

Pada 2019, Tim Persebaya pernah membayar miliaran rupiah untuk membayar denda karena penggunaan flare.

Sementara regulasi yang ada pada BRI Liga 1 2022/2023, besaran denda untuk satu kali penyalaan flare dan sejenisnya dapat mencapai Rp 50 juta. Penyalaan kedua, ketiga, dan seterusnya, bersifat akumulatif dan bisa mencapai Rp 200 juta untuk satu pertandingan.

Selain flare, peraturan denda untuk penyalaan laser nilainya dapat mencapai Rp 20 juta per kasus.

Ikuti berita terkini dari Seputar Surabaya di Google News, klik disini

(SS)

`
Kategori : Asli Surabaya