Terkuak! Ternyata Bharada E Bukan Jago Tembak, LPSK Beber Hasil Penelusuran Terkait Kasus Kematian Brigadir J


LPSK-PMJ News-pmjnews.com

SEPUTAR SURABAYA - Fakta baru tekuak terkait misteri kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Klaim tentang Bharada E terduga pelaku Penembakan Brigadir J patut disangsikan.

Hal ini lantaran ditemukan fakta baru bahwa anggota polisi yang kini ditetapkan sebagai tersangka ini terakhir latihan menembak pada Maret 2022.

Fakta ini terkuak dari hasil penelusuran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (Lpsk). Wakil Ketua Lpsk, Edwin Partogi mengungkap bahwa Bharada E bukan seorang jago tembak seperti yang diklaim sebelumnya.

(BACA JUGA:Mahfud MD Beri Apresiasi! Ini 5 Respon Tanggap Polri dalam Pengusutan Misteri Kematian Brigadir J)

Pada awal mencuatnya kasus, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat masih menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Seletan menyebut Bharada E adalah prajurit jago tembak.

Bahkan Ia mengungkap profil Bharada E sebagai pelatih vertical rescue di resimen pelopor sebagai tim penembak kelas 1.

"Kami juga melakukan interogasi terhadap komandan Bharada RE bahwa Bharada RE ini sebagai pelatih vertical rescue dan di resimen pelopornya dia sebagai tim penembak nomor 1, kelas 1 di resimen pelopor, ini yang kami dapatkan," ujar Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Senin (11/7).

(BACA JUGA:Hambat Pengungkapan Misteri Kematian Brigadir J! 15 Personil Ini Dimutasi, Ferdy Sambo Termasuk)

Klaim ini bertolak belakang dengan temuan LPSK berdasarkan pemeriksaan psikologis Bharada E yang telah dilakukan sebanyak 3 kali.

"Dalam penelusuran kami, Bharada E bukan jago tembak," ungkap Edwin dalam keterangannya Kamis (4/8).

`
Kategori : Nasional