Drama Terkuak! Mahfud MD Ungkap Ada 'Jebakan Psikologis' yang Dilakukan Ferdy Sambo ke Pihak Ini


Mahfud MD dan Ferdy Sambo-Kolase dok.Seputar Surabaya-YouTube dan PMJ News

SEPUTAR SURABAYA - Menko Polhukan Mahfud Md menceritakan Ferdy Sambo sempat menangis kepada Kompolnas terkait kasus Brigadir J.

Hal ini disampaikan Mahfud MD saat diudang di podcast Deddy Corbuzier, Jumat (12/8). Dalam kesempatan tersebut, Mahfud membeberkan ada upaya 'jebakan psikologis' yang dilakukan Irjen Ferdy Sambo.

Jebakan psikologis ini terjadi sebelum mencuatnya laporan adanya tembak-menembak sebagaimana dugaan awal penyebab kematian Brigadir J.

(BACA JUGA:Kuasa Hukum Brigadir J Sebut Dugaan Motif Pembunuhan karena Dendam Hingga Judi)

"Skenario tentang adanya tembak menembak, itu bukan main tuh prakondisinya. Sebelum skenario itu dimunculkan, tidak banyak yang tahu bahwa sudah ada jebakan psikologis kepada orang-orang tertentu untuk mendukung bahwa itu tembak-menembak," ungkap Mahfud MD.

Pihak tersebut, lanjut Mahfud adalah perwakilan Kompolnos yang diundang di rumah Sambo kala itu.

"Siapa itu? Satu kompolnas. Kompolnas itu hari Senin dipanggil oleh Pak Sambo, diundang ke kantornya. Hanya untuk nangis didepan kompolnas," lanjutnya.

(BACA JUGA:Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir J, Satgasus yang Dipimpin Ferdy Sambo Kena Imbasnya)

Mahfud juga membeberkan perkiraan suasana yang terjadi kala itu sembari menirukan ucapan Ferdy Sambo sebagaimana keterangan yang Ia terima.

"Saya (Ferdy Sambo) teraniaya, kalau saya sendiri ada di situ saya tembak habis dia katanya gitu. Saya terhina, saya didholimi,..." tiru Mahfud MD.

`
Kategori : Nasional