Usung Tema Kultural, Begini Acara Sedekah Bumi di Kampung Kapasan Dalam


Tangkapan layar acara sedekah bumi di Kapasan-Surabaya-Instagram

SEPUTAR SURABAYA - Warga desa Kapasan Dalam menggelar Tradisi Sedekah Bumi pada Rabu (21/9), Acara ini diramaiakan dengan berbagai kegiatan seperti Wayang, barongsai, ludruk, serta campur sari.

Melansir dari akun resmi @surabaya, warga di Kampung Kapasan di Jalan Kapasan Dalam menggelar tradisi Sedekah Bumi dalam rangka melestarikan budaya yang sudah turun temurun dilakukan leluhur selama 126 tahun.

Sedekah bumi adalah kegiatan yang dilakukan sebagai sarana berterimakasih atas rahmat yang diberikan Tuhan. Masing-masing daerah memiliki tradisi uniknya, namun pada umumnya sedekah bumi di isi dengan kegiatan do'a serta kegiatan menyedekahkan makanan hasil bumi.

(BACA JUGA:Ternyata Ini Alasan Kucing Tak Boleh Diberi Minum Susu Sembarangan)

Di kampung kapan memiliki tradisi uniknya sendiri, yakni sedekah bumi yang juga di isi dengan perpaduan budaya Indonesia. ada kegiatan barongsai, campur sari, ludruk dan selainya.

Hal ini lantaran kampung kapasan dalam juga dikenal sebagai kampung pecinan (kampung keturunan China). Lantaran mayoritas warna berketururnan tionghoa, maka istim penanggalan sedekah bumi juga dilaksanakan berdasarkan penanggalan China.

"Jadi untuk di kampung Pecinan ini uniknya kita multiculture budaya, jadi kita disini ada Wayang Kulit,  campur sari, ada ludruk, ada barongsai juga. sampai sekarang kita lestarikan terus," ujar Mikael, wakil wisata Kampung Pecinan. 

(BACA JUGA:Obati Kangen! Pemkot Surabaya Mengadakan Pameran Nostalgia Srimulat, Cek Infonya di Sini)

Kampung Kapasan menggabungkan tradisi Indonesia dengan Tradisi China untuk menggambarkan keharmonisan antar suku bangsa Indonesia. salah satunya nampak dalam budaya Wayang Kulit yang disajikan.

`
Kategori : Asli Surabaya
Sumber : instagram