Gubernur Suryo: Pencetus Pertempuran 10 November 1945, Berikut Profilnya!


Monumen Gubernur Suryo-Surabaya Story-Surabaya Story

SEPUTAR SURABAYA - Artikel ini akan mengulas tentang Profil dari Gubernur Suryo si pencetus Pertempuran 10 November 1945.

Pertempuran 10 November merupakan bakal dari adanya peringatan Hari Pahlawan setiap tahunnya.

Pertempuran ini merupakan pertempuran antara arek-arek Surabaya dengan pasukan Inggris yang dipimpin oleh Jenderal Robert Mansergh.

(BACA JUGA:Bukan hanya Sehari! Pertempuran 10 November Telah Terjadi dari Tanggal Ini)

Selain Bung Tomo yang terkenal dengan pidato orasinya yang membakar semangat, beberapa tokoh lain juga turut terlibat.

Salah satunya adalah Gubernur Suryo yang menjadi pencetus peperangan 10 November ini.

Gubernur Suryo memiliki nama asli Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo ini merupakan Gubernur Jawa Timur Pertama.

(BACA JUGA:Pertempuran 10 November 1945: A.W.S Mallaby Tewas, Tentara Inggris Keluarkan Ultimatum )

Ia lahir di Magetan, lahir 9 Juli 1898 dan merupakan lulusan OSVIA yang pernah jadi mantri polisi di zaman kolonial.

Di zaman Jepang, Suryo adalah Residen Bojonegoro yang kemudian dilantik menjadi bupati Magetan (1938-1943).

Pada malam sebelum 10 November 1945, Gubernur Suryo berpidato melalui siaran radio pada malam hari pukul 23.00 WIB dan menggugah semangat arek-arek Surabaya.

(BACA JUGA:Menyambut 10 November, Pemerintah Kota Surabaya Lakukan Renovasi Kesejumlah TMP)

Dengan tegas Gubernur Suryo menolak ultimatum sekutu Inggris untuk menyerahkan diri dan senjata.

Barulah keesokan harinya pertempuran 10 November 1945 pecah di Surabaya.

Gubernur Suryo kemudian diberi penghargaan sebagai Pahlawan Nasional Pembela Kemerdekaan, dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 294 tanggal 17 November 1964.

(BACA JUGA:Turut Andil Melawan Sekutu, Ini 5 Tokoh Penting dalam Pertempuran 10 November 1945)

Beliau wafat tepat pada Hari Pahlawan, 10 November tahun 1948 di usia 50 tahun.

(SS)

`
Kategori : Nasional