Jangan Remehkan! Berikut Bahaya dan Ciri Terkena Penyakit Ain


Ilustrasi Penyakit Ain [email protected]

SEPUTAR SURABAYA Di dalam agama Islam, Ain merupakan sebuah istilah yang dikenal sebagai penyakit tidak kasat mata.

Oleh para ulama, Ain sendiri diartikan dengan berbagai pengertian:

والعين نظر باستحسان مشوب بحسد من خبيث الطبع يحصل للمنظور منه ضرر 

"Ain adalah pandangan kagum atau takjub disertai dengan rasa iri dengki dari seseorang yang memiliki tabiat buruk yang mengakibatkan adanya bahaya pada orang yang dilihatnya” (Syekh Ibnu Hajar al-‘Asqalani, Fath al-Bari, juz 10, h. 200)." 

وهي النظر إلى شئ على غلة واستحسانه والحسد عليه من غير ذكر الله 

"Ain adalah pandangan pada sesuatu dalam keadaan lalai dengan rasa kagum kepadanya atau rasa dengki tanpa disertai berdzikir kepada Allah” (Al-Munawi, Faidh al-Qadir, juz 15, h. 474).

Berdasarkan dua pengertian di atas, penyakit Ain dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Pandangan kagum atau takjub disertai dengan rasa iri dengki dari seseorang yang memiliki tabiat buruk yang mengakibatkan adanya bahaya pada orang yang dilihatnya.

2. Pandangan pada sesuatu dalam keadaan lalai dengan rasa kagum kepadanya atau rasa dengki tanpa disertai berdzikir kepada Allah.

(BACA JUGA:Hati-hati! 6 Doa Ini Dilarang oleh Allah untuk Diucapkan )

Dilansir dari laman NU online, meskipun penyakit ini tidak kasat mata, namun penyakit ini memiliki efek yang bermacam-macam dan dianggap cukup bahaya.

Beberapa diantaranya adalah dapat menyebabkan seseorang yang dipandang langsung sakit, celaka, hingga mengalami kematian.

Lantas bagaimana cara mengetahui bahwa seseorang itu terkena penyakit Ain?

Dikutip dari akun Instagram @ajiepangestu, berikut terdapat 15 ciri-ciri terkena ain.

1. Dadanya suka berdebar-debar

2. Punggung kanan dan kiri suka terasa kaku

3. Pusing Kepala

4. Tubuh menjadi layu

5. Sakit kepala yang berpindah-pindah.

6. Wajah terlihat pucat.

7. Sering berkeringat dingin dan buang air kecil.

8. Tidak nafsu makan.

9. Perilaku (emosi) berlebihan.

10. Ketakutan yang tidak wajar.

(BACA JUGA:4 Doa Pendek yang Pahalanya Luar Biasa, Amalkan secara Rutin!)

11. Sering bersendawa.

12. Menguap atau terengah-engah.

13. Menyendiri atau suka mengasingkan diri.

14. Diam atau malas bergerak.

15. Senang (terlalu banyak) tidur.

Berdasarkan bahaya dan ciri dari penyakit Ain di atas, penyakit Ain dapat disembuhkan dengan beberapa cara, diantaranya:

1. Bertawakal kepada Allah. Penyakit ain ditanggulangi dengan cara dituntunkan bagi orang yang terpukau atas sesuatu untuk mengucapkan doa keberkahan atas sesuatu tersebut.

2.  Membiasakan diri untuk membaca Surah Al-Falaq, Surah An-Nas dan Surah Al-Ikhlas di pagi dan sore hari setiap hari. Menurut sebuah hadis Nabi berkata:

Qul Huwallahu Ahad' dan Muawidatain' [al-Falaq dan an-Naas]

Artinya : “Ketika Anda memasuki malam dan ketika Anda bangun di pagi hari tiga kali dan itu akan melindungi Anda dari segalanya.” (Tirmidzi 3575)

(BACA JUGA:Niat dan Tata Cara Melaksanakan Shalat Taubat)

3. Memperbanyak dzikir dan ruqyah diri. Perlindungan terbaik terhadap mata jahat adalah dengan mendekatkan seseorang kepada Allah melalui dzikir, doa dan membaca Al–Qur’an. 

Diriwayatkan bahwa ‘Aisyah bersabda:

“Rasulullah (damai dan berkah Allah besertanya) memerintahkan saya, atau dia memerintahkan (orang–orang) untuk menggunakan ruqyah untuk menangani mata jahat.” (Bukhari 5297)

Itulah pengertian, bahaya, ciri, dan cara menyembuhkan penyakit Ain. Semoga Allah SWT selalu menjauhkan hamba-Nya dari penyakit tak kasat mata tersebut.

(SS)

 

`
Kategori : Oase

Berita Terkait