Semeru Kembali Erupsi, Berikut Kumpulan Doa saat Menghadapi Bencana Bagi Para Muslim!


Erupsi gunung merapi-Dokumen PMJ News-PMJ News

SEPUTAR SURABAYA - Artikel ini akan membagikan info tentang Doa-Doa yang dapat diterapkan oleh umat Muslim.

Bencana alam merupakan sesuatu yang pasti terjadi dalam dunia ini dan terkadang Bencana tersebut datan tiba-tiba.

Seperti halnya bencana Gempa di Cianjur dan Erupsi gunung Semeru yang melanda Indonesia saat ini.

(BACA JUGA:Berkata 'Amin' saat Khatib Berkhutbah, Bolehkah? Simak Penjelasannya di Sini!)

Bagi Anda kaum muslimin, untuk menghadapi bencana tersebut perlu adanya doa disamping berikhtiar atau berusaha.

Berdoa merupakan hal yang penting dilakukan saat akan atau setelah melakukan suatu ikhtiar.

Berikut ini adalah doa-doa yang dapat Anda lantunkan jika sedang dihadapkan dengan bencana.

(BACA JUGA:Dana Zakat Dialihkan untuk Korban Bencana, Bolehkah? Simak Penjelasannya di Sini!)

Doa Mohon Perlindungan dari Bahaya

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أعُوذُ بِكَ مِنَ الهَدْمِ وأعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وأعُوذُ بِكَ مِنَ الغَرَقِ وَالحَرَقِ وَالهَرَمِ وَأعُوذُ بِكَ أن يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطانُ عِنْدَ المَوْتِ وأعُوذُ بِكَ أنْ أمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وأعُوذُ بِكَ أن أمُوتَ لَديغاً 

Allâhumma innî a‘ûdzubika minal hadmi wa a‘ûdzubika minat taraddî wa a‘ûdzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘ûdzubika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal maut wa ‘aûdzubika an amûta fî sabîlika mudbiran wa a‘ûdzubika an amûta ladîghan

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat. (HR Abu Daud)

(BACA JUGA:14 Keutamaan Berwudhu Sebelum Tidur, Salah Satunya Mencerahkan Kulit Wajah)

Doa bagi Mereka yang Tertimpa Musibah

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa Rasulullah mengajarkan, saat kita tertimpa musibah agar membaca doa berikut ini:

إنَّا للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْها

Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.   

Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”

(BACA JUGA:8 Tips Glowing dalam 30 Hari Ala Islam, Yuk Amalkan!)

Musibah yang datang dapat diartikan sebagai adzab atau peringatan ataupun sebagai ujian atau cobaan.

Cara memahami musibah dari perspektif pertama ini lebih utama karena dapat menimbulkan introspeksi (muhasabah), yang mendorong manusia mengoreksi kekurangan-kekurangannya lalu berusaha memperbaiki diri.  

(SS)

`
Kategori : Oase
Sumber : nu.or.id