Minggu 17-10-2021,14:15 WIB

Merasa Dikhianati, Prancis Tarik Dubesnya untuk Australia dan AS Gara-gara Kapal Selam


Reporter : Deno Wasti Revi Andhani
Editor : Avilia





ilustrasi bendera Prancis-Pixabay/RGY23-Pixabay/RGY23

SEPUTAR SURABAYA - Duta besar Prancis untuk Australia dan Amerika Serikat dipulangkan oleh Pemerintah Prancis terkait adanya pembatalan kontrak kapal selam yang menyebabkan perselisihan antar negara itu pada Sabtu (18/9).

Amarah Prancis kepada dua negara tersebut sebelumnya belum pernah terjadi selama ini.

Seperti pemberitaan dari AFP, Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Yves Le Drian menjelaskan, Presiden Emmanuel Macron menarik dubes-dubes dari Amerika dan Australia. 

Itu terjadi setelah Australia lebih memilih membeli kapal selam nuklir dari Amerika Serikat daripada kapal selam Prancis seperti yang sudah disepakati sebelumnya.

Australia seperti tidak menghargai proyek kapal selam yang telah dikerjakan sejak tahun 2016 itu. Menlu Prancis mengatakan hal itu sebagai “perilaku yang tidak dapat diterima di antara sekutu dan mitra.”

(BACA JUGA:Beli 2 Pizza Gak Sampai Rp100 Ribu! Cek Detail Promo PHD di Sini)

"Konsekuensinya mempengaruhi konsep yang kami miliki tentang aliansi kami, kemitraan kami, dan pentingnya Indo-Pasifik bagi Eropa," ujar Menlu Prancis.


Tags : #presiden prancis emmanuel macron #prancis tarik dubesnya dari amerika dan australia #prancis marah #prancis #perancis #pemerintah prancis marah pada amerika serikat #kapal selam mini #australia mangabaikan proyek #australia lebih memilih kapal selam nuklir as #australia batalkan kontrak kapal selam dengan prancis
Kategori : Internasional