Ketentuan Terbaru PPKM Level 3 untuk Antisipasi Lonjakan COVID-19 Saat Nataru


Ilustrasi ppkm-Pmjnews-Web

SEPUTAR SURABAYA – Kebijakan baru telah dikeluarkan oleh Inmendagri mengenai PPKM Level 3 di wilayah Jawa dan Bali.

Hal ini bertujuan untuk mengatisipasi lonjakan COVID-19 pada Hari Natal dan tahun baru sehingga penerapan ini berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Sasaran utama untuk PPKM Level 3 ini ada di 3 titik yakni Gereja, Tempat Perbelanjaan atau Mall, dan Kawasan Obyek Wisata.

Dihimbau juga kepada para ASN, TNI, POLRI, dan Pegawai BUMN maupun Swasta untuk tidak mengambil cuti selama periode natal dan tahun baru (nataru).

Sesuai surat dari Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021,berikut beberapa ketentuan penting tentang pencegahan dan penanggulangan COVID-19 saat Nataru.

(BACA JUGA:Kumpulan Puisi Tentang Guru, Cocok Dibacakan Saat Hari Guru Nasional 25 November 2021)

1. Penyelenggaraan Natal

a. Pelaksanaan ibadah dilakukan secara hybrid yakni dengan berjamaah dan daring sesuai tata cata ibadah yang telah ditentukan.

b. Jumlah umat yang berjamaah tidak lebih 50% dari kapasitas gereja.

c. Menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di area gereja.

d. Menggunakan aplikasi PeduliLindungi ketika keluar masuk gereja serta hanya kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk.

(BACA JUGA:Simak! Polisi Pastikan Penyekatan PPKM Level 3 Tidak Diberlakukan Saat Nataru 2022)

e. Menyediakan fasilitas alat pengukur suhu, tempat cuci tangan, sabun, dan hand sanitizer di tiap pintu masuk gereja.

f. Menjaga jarak minimal 1 meter dengan cara memberi tanda di lantai/kursi.

`
Kategori : Nasional