Holywings Buat Promo Miras Gratis untuk Muhammad-Maria, Polisi Ungkap Ternyata Ini Motifnya


Holywings Tebet-PMJ News / Istimewa-PMJ News

SEPUTAR SURABAYA - Publik digegerkan dengan kontroversi Holywings yang mengadakan promo Miras Gratis berbaru Penistaan Agama.

Pasalnya tempat tongkrongan yang menjual minuman beralkohol ini membuat promosi alkohol gratis untuk orang bernama Muhammad dan Maria. Seperti yang diketahui dua sosok terebut adalah identitas dari agama Islam dan Kristen.

Sontak Holywings mendapat kecaman dari berbagai pihak dan diseret ke jalur hukum. Setidaknya pihak kepolisian sudah mengantongi 6 nama yang ditetapkan sebagai tersangka.

(BACA JUGA:Polisi Usut Tuntas Promosi SARA Holywings, Kemungkinan Ada Tersangka Baru)

Kapolers Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengungkapkan pula Motif dibalik aksi tersebut.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan, motif para tersangka dalam membuat konten promosi itu adalah untuk menarik pengunjung datang ke gerai.

"Mereka membuat konten tersebut untuk menarik pengunjung datang ke gerai kususnya di gerai yang presentase penjualannya di bawah target 60 persen," ungkap Kompes Pol Budhi, Jumat (24/6).

Kendati sudah diketahui alasan dibalik aksi tersebut, Budhi masih melakukan pendalaman terhadap motif dari tersangka lainnya.

(BACA JUGA:Tetapkan 6 Tersangka Kasus Promosi Holywings, Polisi : Tindak Pidana Terjadi Karena Upload di Medsos)

"Kita harus terus mendalami motif lain kenapa (mem-posting promosi miras gratis dengan nama Muhammad dan Maria," ungkapnya.

Adapun daftar enam orang tersangka tersebut berinisial EJD (27), NDP (36), DAD (27), AAB (25), AAM (25), EA (22) yang berperan sebagai direktur kreatif, desain grafis, admin tim hingga pengunggah konten ke media sosial tersebut terancam hukuman pidana 10 tahun penjara.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 UU RI No 1 Tahun 1946 dan atau Pasal 156 atau Pasal 156 a KUHP serta Pasal 28 Ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

(SS)

`
Kategori : Nasional